Mengasah Otak Kanan Dengan Bermusik

Menghayati lagu tapi gak jelas lagunya apa haha

A post shared by Ariyanti Sutrisno (@webariys) on

Usia si kecil telah mencapai dua tahun lewat dua bulan rasanya saya benar benar ingin mengetahui seberapa besar pengetahuan yang ia miliki dalam segala hal.

Ayah si kecil memiliki hobi membaca dan membuat sketsa meski hanya beberapa menit ia selalu menyempatkan untuk membaca dan sesekali membuat coretan-coretan berarti hingga menggambarkan sesuatu. Sesekali juga menyempatkan diri untuk memetik gitar dan menekan nuts piano.

Rupanya saat bermain musik inilah si kecil mulai tertarik, ia mencoba meraih apa yang di pegang sang Ayah sejak berusia satu tahun. Ia mencoba meniru apa yang orang dewasa lakukan saat itu mencoba memetik senar gitar dengan posisi gitar tertidur hingga mengeluarkan suara genjrengan senar tak beraturan. Kami mencoba untuk membiarkan tak mengganggunya.

Beberapa hari kemudian kami mencoba memberikan gitar mainan berbahan plasik. Jari-jari mungilnya mulai terbiasa untuk memetik senar gitar sambil bernyanyi meski saya sendiri belum bisa memahami apa yang ia nyanyikan. Hingga kurun waktu cukup lama ia selalu melakukan permainan musik tersebut. Setelah usianya meningkat ia selalu bernyanyi sambil menggoyangkan tangan kanannya seolah sedang bermain gitar.

Mengemaskan memang, gitar mainan mulai ditinggalkannya mungkin menurutnya petikannya tidak sekeras gitar yang sesungguhnya. Apalagi ketika melihat gitar nganggur tak ada seorang pun berani untuk menyentuhnya sebelum si kecil memainkannya.

Bermain alat musik sepertinya telah terbiasa kini ditambah dengan alunan lagu yang ia bawakan membuat suasana berwarna dibuatnya. Sejak saat itu kami memutuskan bahwa si kecil menyukai musik setelah ia melalui masa mencoret-coret tembok, mendengarkan cerita dan musik. Bermusik merupakan salah satu cara untuk mengasah keterampilan otak kanannya.

Menurut Stephen Holland adalah ”animal brain”; menganalisis lingkungan dengan mengerahkan kemampuan penglihatan dan pendengaran untuk bertahan hidup. Nah, manusia punya bagian ini, tapi dia diletakkan di otak bagian kanan. jika kita perhatikan, potensi otak kanan berkaitan dengan hal-hal yang berhubungan dengan insting, naluriah, fitrah, visual.

Inspirasi:

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s